You are currently viewing Hati-Hati! Bedakan Batik Sutra Asli dengan KW

Hati-Hati! Bedakan Batik Sutra Asli dengan KW

Batik dengan bahan sutra adalah salah satu jenis batik yang cukup diminati oleh pecinta batik wanita. Selain bahannya yang halus, batik ini memberikan kesan lebih mewah berkat karakternya yang paling unik dari pada bahan lainnya. Terlebih corak batik yang unik dan khas semakin menambah keindahan kain. Jadi tak heran, jika batik sutra asli cukup diburu.

Tapi, jangan semangat dulu. Mungkin anda berpikir semua batik sutra pasti asli, sehingga memilih apapun itu tak masalah. Namun, faktanya harga batik sutra asli yang memang cukup tinggi merayu sebagian perajin untuk menciptakan bahan tiruannya. Atau juga bisa disebut dengan batik sutra sintetis.

Meskipun sekilas tampak sangat serupa dengan bahan sutra yang asli, sutra sintetis tetap memiliki ciri tersendiri. Tidak harus ahli fashion, anda pun dapat membedakannya dengan mudah. Caranya cukup pahami poin-poin apa saja yang perlu diperhatikan pada artikel ini. Jangan sampai harga mahal yang sudah anda bayar justru berbalas sutra rupaan.

Kain Batik Sutra Asli Dengan Proses Dua Teknik

Sebelum menjadi kain, proses pembuatan kain sutra yang asli dihasilkan dari pemintalan kepompong ulat sutra. Dan kemudian benang sutra hasil pemintalan tadi di tenun. Proses ini bisa melalui ATBM (alat tenun bukan mesin) atau ATM (alat tenun mesin).

Untuk kain sutra yang melewati ATBM, jelas alat tenun bukanlah dari mesin yang terkomputerisasi. Sehingga perlu tenaga manual yang membutuhkan ketelitian untuk proses yang rumit dalam penyusunan serat.

Setelah kain jadi, barulah proses membatik pada kain dengan teknik khusus. Begitupun sebaliknya pada kain sutra dengan teknik ATM, sebab proses yang lebih canggih sudah diterapkan.

Beda halnya dengan bahan sutra sintetis yang memiliki teknik pemintalan tersendiri. Adanya jenis bahan ini tak lain memang untuk menyaingi pamor sutra asli yang cukup mahal. Maka kualitasnya pun juga ikut berbeda.

Perhatikan Tekstur Batik Sutra Asli

Tekstur batik sutra asli akan tergantung pada teknik pemintalannya. Jika melalui proses bukan menggunakan mesin, sepanjang kain akan timbul tonjolan-tonjolan hasil susunan benang. Karena inilah ketika merabanya tekstur kain terasa sedikit lebih kasar. Namun, apabila membandingkannya dengan jenis kain lain, kain sutra tetap yang paling halus.

Kemudian, untuk batik sutra menggunakan alat mesin, anda tidak akan menemukan tekstur kasar menonjol sehingga lebih halus di tangan. Lain dengan kain sutra sintetis. Selain lebih mengkilap, kain juga lebih mulus daripada sutra asli. Namun, uniknya anda pun bisa sekaligus merasakan permukaan kain terasa tebal.

“Lihat juga koleksi batik tulis sutra kami di www.rumahbatikbedjo.com

Memiliki Persambungan Benang

Ciri yang membedakan selanjutnya adalah adanya persambungan benang pada kain sutra asli. Karena bahan utamanya berasal dari kepompong ulat sutra, maka jumlah benang yang dihasilkan pasti tidak sebanyak benang sintetis yang bisa diproduksi setiap saat.

Bisa jadi satu kepompong hanya memiliki salur benang lebih sedikit dari pada kepompong lainnya. Maka untuk menghindari terbatasnya panjang kain, perlu menyambungkan benang-benangnya supaya membentuk kain utuh.

Sebaliknya, anda tidak akan menemukan adanya sambungan benang. Kain akan nampak sangat mulus yang membuat kesan kain lebih rapi. Akan tetapi, tentu bukan bahan sintetis yang anda inginkan, bukan?

Terlebih setelah permukaan kain dituangkan motif batik. Mungkin anda mengalami sedikit kesulitan mencari persambungan benang di tengah kombinasi warna. Jadi, perlu sedikit kejelian yang lebih. Akan lebih mudah, temukan sambungannya pada warna corak batik yang terang agar terlihat. Dengan begitu, anda pun bisa mendapatkan yang mana batik sutra asli.

Batik Sutra Asli Lebih Tipis

Kepompong sutra tidak hanya membuat perajin harus menyambungkan benangnya, tapi juga berpengaruh pada ketebalan kain. Anda pasti bisa membayangkan serat kempompong alami yang sangat tipis jauh lebih rentan rusak atau putus. Dengan proses pemintalan, efeknya kain pun menjadi lebih tipis dari pada sutra sintetis.

Maka tentu bagi kain sutra sintetis, standar ketebalannya cukup tinggi di atas sutra asli. Apabila merasa kain yang anda pilih menunjukkan karakter seperti ini, sebaiknya carilah alternatif lain.

Pilihlah batik sutra yang cukup tipis, sebab semakin tipis kain, kualitas sutra semakin baik. Dari tipisnya batik sutra asli sekaligus alaminya bahan penyusun, pengalaman mengenakan kain sutra yang sesungguhnya akan anda dapatkan. Potongan kain terasa jatuh dan sangat adaptif dengan cuaca panas sehingga tidak malah membuat gerah.

Permukaan Kain Kesat Ketika Diraba

Nah, untuk mengecek apakah sutra pilihan anda sejuk dipakai atau tidak, cobalah sedikit meraba kain batik. Jika memang terasa kesat dan adem, itulah kain sutra yang tepat sehingga wajib anda pilih.

Batik dengan kain seperti ini sangat cocok untuk anda kenakan di pesta-pesta atau acara formal dalam ruangan tertutup. Sirkulasi udara tetap lancar dan menghindari kepanasan berlebih.

Akan tetapi, tidak ada salahnya juga untuk memilih batik berbahan sutra sintetis bilang anda mau. Asalkan pemakaian batik khusus untuk acara-cara outdoor formal yang tanpa perputaran udara terbatas. Mengapa?

Bahannya yang tidak murni dari serat alami membuat kain terasa lebih licin karena susunan benangnya sangat rapat. Inilah juga yang menyebabkan sutra sintetis lebih panas dan kurang bersahabat dengan suhu ruangan yang agak tinggi.

Jangan sampai momen acara berkelas menghilangkan kenyamanan berbusana. Kuncinya pastikan saja penggunaan masing-masing bahan batik sesuai dengan tempatnya.

Sangat Baik Menyerap Cairan

Oleh karena batik sutra asli tidak membuat penggunanya kegerahan, maka pantas jika menganggap kain ini sangat reliable terhadap cairan. Untuk membuktikannya, anda bisa melakukan simulasi sederhana dengan menggunakan air.

Tak ada salahnya untuk mencoba sedikit percikkan air pada permukaan kain dan lihat reaksinya. Bila air membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyerap, sangat mungkin kain tersebut tergolong sutra sintetis. Percobaan seperti ini sangat efektif untuk memberikan gambaran karakteristik kain saat dikenakan dalam suhu panas.

Cek Bunyi Gemerisik

Cara jitu lain untuk mendapatkan batik sutra asli yaitu dengan mengecek apakah ada suara gemerisik atau tidak. Anda cukup mengusapkan kain dengan kain satu sama lain lalu dengarkan hasilnya. Bila terdengar suara gemerisik, maka bisa dipastikan bahwa batik tersebut memang berbahan sutra asli.

Ingat! tekstur sutra asli sedikit kasar karena tonjolan serat benang yang membuat kain kasap saat diusap meluas. Dari sinilah suara gemerisik muncul dan memberikan anda tanda yang sangat mudah.

Begitupun dengan sutra sintetis yang suara gesekannya kurang terdengar atau justri tidak ada sama sekali saking licinnya kain. Untuk itu, jika memang kurang yakin dengan tekstur kain, setidaknya buktikan keasilan kain dengan menerapkan tips ini sebelum yakin membeli.

Harga Batik Sutra Asli

Setelah memeriksa karakter kain sutra asli, hal terakhir yang paling menentukan keyakinan anda tentunya soal harga. Proses pembuatan yang cukup rumit dan kualitas yang istimewa sutra asli tak heran juga ikut melambungkan harganya. Terlebih dengan corak batik yang menawan, harga batik tentu lebih eksklusif lagi.

Apabila menemukan batik sutra dengan corak dan warna bervariasi namun dijual dengan harga yang murah, anda patut berhati-hati. Sebab jenis batik inilah yang menggunakan kain sutra sintetis. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak dapat memilih batik ini. Anda tetap bisa mengenakan batik ini sebagai pemanis atau pelengkap fashion seperti syal batik sutra.

“Baca juga 3 faktor penentu harga kain batik hanya di www.seragampesta.com

Kini bagaimana? Sudah lebih paham perbedaan antara batik sutra asli dengan sintetis bukan? Jangan lupa untuk coba bandingkan keduanya dengan tips-tips tersebut. Dan sebaiknya anda hindari untuk melakukan percobaan pembakaran kain seperti yang biasa disarankan. Langkah ini memang cukup akurat membedakan sutra asli dengan yang KW. Tetapi, cara tersebut tentu tidak baik dilakukan saat anda sedang memilih kain sebelum membeli. Sebagai gantinya cukup dengan percikkan air saja. Selamat mencoba!

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Tinggalkan Balasan