You are currently viewing 3 Kreasi Bahan Batik Sutra dan Cara Merawatnya

3 Kreasi Bahan Batik Sutra dan Cara Merawatnya

Dengan budaya yang beragam, corak dan ragam hias batik juga ikut beragam. Dari Sabang sampai Merauke, masing-masing daerah tentu memiliki motif yang menggambarkan budaya khasnya. Bukan hanya motif saja yang banyak. Jenis bahan untuk menuangkan batik juga tidak kalah banyak. Salah satunya bahan batik sutra.

Di antara bahan-bahan lainnya, bahan sutra lah yang tergolong berkarakter untuk menunjang keindahan batik. Maka tak jarang banyak orang memilih bahan ini untuk berbagai pakaian rapi dan super formal. Kemeja batik pria, blus atau kemeja kerja wanita menjadi baju yang paling sering menggunakan bahan ini.

Karena sifat bahannya yang terlihat eksklusif, bahan sutra menjadi sedikit sulit keluar dari zona pakaian formal. Namun, tahukah anda bahan batik sutra tetap cocok untuk berbagai bentuk lainnya, lho. Sebagai pelengkap fashion atau baju non-formal juga bisa. Tapi, apa saja ya? Jangan khawatir, karena kami sudah siapkan 3 kreasi bahan batik sutra untuk fashion yang lebih stylish. Setelah sukses mengkreasikan kain, anda juga harus tahu bagaimana cara merawatnya agar awet dan selalu memukau. Simak ulasan kali ini, ya!

Selendang Batik Sutra

Kreasi pertama anda bisa sulap bahan batik sutra menjadi selendang cantik yang siap melengkapi gaya berpakaian. Selendang pada umumnya memang hanya memberikan aksen manisa saat berkebaya. Akan tetapi, tak ada salahnya menggunakan selendang ketika berpergian biasa bahkan hanya dengan kemeja santai dan celana. 

Selendang bisa dipakaikan begitu saja di leher tanpa melingkarkannya. Apalagi bahan sutra yang mengkilap membuat gaya berpakaian terlihat berbeda. Kombinasi antara cantiknya motif batik dengan indahnya kain sutra akan membuat selendang on point menunjang tampilan. Asalkan baju yang anda pakai tidak memiliki motif sama sekali.

Syal Kerja Batik Sutra

Fashion batik untuk bekerja kini semakin bervariasi tak lagi harus menggunakan baju dengan full batik. Khusus untuk wanita, cukup kenakan pakaian kerja tanpa motif, baik itu setelan atasan bawahan atau dress kerja. Lalu lengkapi dengan lilitan syalbatik sutra pada bagian leher. Gunanya untuk membuat syal bahan batik sutra terlihat menonjol antara pakaian kerja.

Agar membuat look semakin kekinian, cobalah untuk bentuk syal dengan model pita pada bagian depan. Apakah itu di tengah atau bagian samping, sesuaikan saja dengan selera. Anda pun juga bisa secara simpel melingkarkan lalu mengikat syal.

Alternatif lain tetap dapat anda kreasikan batik butra menjadi penutup kepala. Karena tekstur bahannya yang licin, tentu anda harus melapisi rambut terlebih dahulu dengan bandana. Syal kemudian diikat lalu anda bisa arahkan sisa bahannya ke bagian depan dan biarkan menjuntai untuk menambah aksen istimewa.

“Lihat juga pilihan syall lainnya di www.rumahbatikbedjo.com

Kerudung Batik Sutra

Jika tak cukup hanya sebagai penutup kepala, bahan batik sutra juga pas untuk menjadi kerudung. Jangan sampai karena bahannya yang mengkilap membuat anda terbatas menggunakan batik sutra hanya pada acara tertentu, ya. Bebaskan diri anda untuk mengenakan kerudung batik sutra pada kesempatan apapun. Acara hang out santai bersama teman pun tetap cocok. Selain mampu menunjang penampilan, anda juga sekaligus melestarikan keindahan batik dimanapun, bukan?

Cara Merawat Pakaian Berbahan Batik Sutra

Sifat dan tekstur kain sutra yang cukup ekslusif dari bahan lainnya membuat anda harus ekstra hati-hati saat merawatnya. Nah, kini waktunya anda pahami lebih baik bagaimana cara merawat bahan batik sutra yang benar agar selalu awet.

Jangan Gunakan Mesin Cuci

Saangat disarankan untuk mencuci batik sutra secara dry cleaning. Namun, jika kulit anda cukup sensitif dengan detergen dry clean, lebih baik gunakan metode mencuci biasa. Namun, ingat mencuci batik sutra cukup dengan kucek tangan biasa saja. Kuncinya tetap kontrol tenaga saat mengucek supaya serat sutra tidak merenggang atau robek.

Gunakan Sabun Khusus Batik

Untuk membersihkannya, anda wajib menghindari detergen biasa. Detergen bagi batik cukup berisiko karena bahan kimianya yang tergolong panas akan memberikan dampak buruk. Boleh jadi warna batik sutra luntur sehingga semakin lusuh atau malah serat sutra robek.

Ganti detergen biasa dengan sabun khusus kain batik yang berbahan alami dari buah lerak. Meski bukan detergen, namun kandungan di dalamnya ampuh membersihkan karena sama-sama berbusa. Selain itu, sabun lerak lebih aman bagi warna batik jadi tidak membuatnya pudar.

Jangan Peras Bahan Batik Sutra

Batik sutra yang selesai dicuci kemudian langsung jemur saja, tidak perlu memerasnya. Mengapa? Sifat bahan sutra yang sangat halus sangat rentan berkerut dan lecek akibat memeras kain.

Terlebih dalam kondisi basah, menghaluskan kerutan kain yang sudah ada akan lebih sulit. Sedangkan suhu saat menyetrika sangat menentukan ketahanan batik sutra. Maka dari itu sebaiknya biarkan batik dalam keadaan basah kuyup saat menjemurnya.

Hindari Terik Matahari Saat Menjemur

Selain penggunaan detergen, teknik menjemur bahan batik sutra juga sangat berpengaruh pada keindahan warna kain. Cara terbaik untuk menjemurnya adalah dengan tidak menempatkan batik sutra di bawah sinar matahari langsung. Atau lebih baik lagi cukup letakkan di tempat teduh yang cukup angin.

Kain hanya cukup diangin-anginkan saja menunggu hingga kering lalu siap untuk setrika kain. Jika proses pengeringan rasanya cukup lama, menggunakan bantuan kipas angin juga tak ada salahnya.

Hindari Menyetrika Langsung

Suhu panas setrika juga berbahaya bagi bahan batik sutra. Jika menghadapkan lempeng setrika secara langsung pada bahan sutra, serat kainnya yang tipis mudah merenggang. Efeknya batik sutra lebih cepat bolong dari pada bahan lainnya.

Cara mengatasinya sangat mudah. Cukup letakkan selembar kain katun di atas permukaan batik sutra. Lalu pasang temperatur sedang pada setrika dan mulailah menyetrika. Dengan begini, batik sutra tetap aman dan menjadi halus seperti sediakala.

Gantung Batik Sutra Untuk Menyimpannya

Pastinya untuk menghindari lipatan yang membekas saat menyimpannya, anda perlu menggantung batik sutra. Penempatan batik sutra yang sudah digantung pun juga perlu diperhatikan.

Usahakan untuk membuat jarak antar gantungan agar batik sutra tidak dempet satu sama lain. Ini juga akan ikut menunjang halusnya batik sutra sehingga siap anda gunakan kapanpun.

Jangan Pakai Parfum Secara Langsung

Memberikan aroma wangi pada setiap pakaian tentu menjadi kebiasaan. Namun, untuk bahan kain sutra baiknya perhatikan lebih baik cara terbaiknya. Jangan sampai anda menyemprotkan parfum secara langsung pada batik sutra. Sebab kandungan dalam parfum mudah memudarkan warna kain, terutama pada warna alami.

Maka dari itu, lapisi dulu batik sutra dengan tisu atau sejenisnya yang akan menahan banyak partikel parfum. Sehingga tetap wangi meskipun tidak menggunakan sepenuhnya. Justru lebih baik lagi tidak menggunakan parfum sama sekali.

“3 faktor penentu harga kain batik per meternya hanya di www.seragampesta.com

Bahan batik sutra ternyata tidak melulu harus dipakai untuk acara resmi saja. Menjadi pemanis gaya berpakaian casual pun juga sangat pas. Atau menambah gaya fashion kerja yang butuh banyak gerak tidak akan membuat batik sutra kusut berantakan. Di balik itu, merawatnya memang cukup tricky. Akan tetapi bukan berarti tidak dapat anda lakukan, ya. Ikuti tips merawat tersebut dengan baik agar batik sutra anda tetap terjaga. Selamat mencoba!

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Tinggalkan Balasan